(1) Proyek Normalisasi Kali Marmoyo Jadi Ajang Mengeruk Keuntungan Pribadi

Desas-desus “ bancakan “ uang negara pada Proyek Normalisasi Kali Marmoyo yang berlokasi di perbatasan Kab. Mojokerto – Kab. Jombang Tahun Anggaran 2007, semakin terbukti kebenarannya.

Oleh karena itu beritasurabayanet menurunkan tulisan hasil investigasi dan liputan langsung reporter beritasurabayanet untuk mengungkap fakta yang ada di balik desas-desus itu, secara berseri.

picture-032

Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Di Wiyung Surabaya

beritasurabayanet – Jombang : Penyimpangan-penyimpangan Proyek Normalisasi Kali Marmoyo sebetulnya sudah terjadi mulai awal dari dilaksanakan pekerjaan tersebut, dan penyimpangan Proyek Kali Marmoyo, pernah dicuatkan diawal tahun 2008 kepada masyarakat luas oleh salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) lokal, tapi entah kenapa tidak ada informasi lagi tentang perkembangan dari yang dicuatkan oleh LSM itu.

dscn0022

Pekerjaan Normalisasi Kali Marmoyo, Gambar Diambil Pada Tahun 2007

Agar dapat dipahami dan dipelajari oleh semua pihak, maka kronologis pelaksanaan Proyek Normalisasi Kali Marmoyo kami uraikan dalam seri pertama dari reportase kami, reportase ini dibuat berdasarkan narasumber beritasurabayanet yang juga berprofesi sebagai seorang advokat serta untuk sementara indentitas dirinya tidak mau dipublikasikan dahulu.

p1010027

Kali Marmoyo Setelah Di Normalisasi, Tampak Tanggul-Tanggul Dan Bronjong Yang Rusak, Gambar Diambil Januari 2009

Menurut narasumber beritasurabayanet, Proyek Normalisasi Kali Marmoyo dengan nilai pagu Rp. 2.518..305.000,-, diumumkan berdasarkan Surat Panitia Pelelangan Pengadaan Barang Dan Jasa Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, tanggal 15 Februari 2007 dengan Nomor 01.PAN/PENG-PKT/WS-BR/2007.

p4030104

Tampak Kali Marmoyo Yang Sedang Meningkat Debit Airnya, Kali Marmoyo Tidak Dapat Menampung Debit Air Yang Meningkat Dengan Maksimal Akibat Normalisasi Kali Yang Tidak Benar, Akibatnya Rumah Dan Sawah Penduduk Disekitar Kali Di Landa Banjir, Gambar Diambil Pada 3 April 2009

Berdasarkan Laporan Kinerja Rekanan Di Lingkungan Dinas PU Pengairan Jawa Timur dan APBN Tahun Anggaran 2007 tanggal 31 Desember 2007, ditunjuk sebagai pemenang lelang adalah PT TKU (Teduh Karya Utama) dengan nilai kontrak awal sebesar Rp. 1.514.623.000,-

Masih menurut narasumber yang sama, dalam laporan yang sama terjadi perubahan pada nilai kontrak menjadi Rp. 1.665.976.400,- (ada penambahan nilai kontrak sebesar Rp. 151.353.400,-).

Namun sayangnya, PT TKU setelah ditunjuk sebagai pemenang tender tidak mengerjakan pekerjaan yang telah dimenangkan, PT TKU me-subkontrakan seluruh pekerjaan yang dimenangkan kepada Satrio Irianto Yudho.

Dari kronologis pertama ini, ada 2 hal penting yang menurut narasumber beritasurabayanet harus dicermati, yaitu :

I. Adanya perubahan nilai pagu dari pagu awal senilai

Rp. 2.518.305.000,- menjadi Rp. 1.514.623.000,-

dan yang terakhir menjadi Rp. 1.665.976.400,-.

II.  Adanya pelimpahan seluruh pekerjaan (me-subkontrakan) dari PT TKU

kepada Satrio Irianto Yudho.

Yang menurut narasumber beritasurabayanet, 2 hal tersebut bertentangan dengan peraturan yang ada, yaitu :

I. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 46/PMK.02/2008 Tentang Tata

Cara Perubahan Rincian Anggaran Belanja Pemerintah Pusat dan

Perubahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran.

II. Kep. Pres. RI Nomor 80 Tahun 2003 Dan Perubahannya, Tentang

Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Menindak lanjuti atas informasi narasumber beritasurabayanet, maka reporter beritasurabayanet mencoba menghubungi Ka. Bid. Pelaksanaan BBWSB (Balai Besar Wilayah Sungai Brantas) Ir. Made Sumiarsih, namun dua kali reporter beritasurabayanet datang menemui Ir. Made Sumiarsih, tidak berhasil ketemu berdasarkan keterangan sekretarisnya, Ir. Made Sumiarsih sedang mengikuti seminar di hotel Bisanta Surabaya dan reporter beritasurabayanet disarankan untuk menemui Kepala BBWSB, Ir. Eko S..

picture-031

Disposisi Yang Turun Dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Ir. Eko S. Yang Bertuliskan " Tidak Bisa Ketemu!! Karena Sdh SELESAI "

Namun sayang Kepala BBWSB tidak dapat menemui reporter beritasurabayanet karena sedang rapat, sedang dalam lembar daftar tamu yang kembali ke petugas Satpam, tertulis “ Tidak Bisa Ketemu !! Karena Sdh SELESAI “.

Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar dalam benak reporter beritasurabayanet, apa yang dimaksud Kepala BBWSB, Ir. Eko S. dengan “ Tidak Bisa Ketemu !! Karena Sdh SELESAI “, karena menurut Satpam yang bertugas saat itu, ada 4 orang yang pernah datang ke BBWSB dengan permasalahan yang sama.

Tentunya harapan reporter beritasurabayanet, Kepala BBWSB tidak melakukan “ sesuatu “ dengan 4 orang itu, mengingat Proyek Normalisasi Kali Marmoyo dikerjakan dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBN dan APBN bersumber dari uang pajak rakyat Indonesia, jika ada yang menyelewengkan pekerjaan yang menggunakan dana pemerintah, penyelewengan itu bisa dikatagorikan Tindak Pidana Korupsi.

Apa komentar para praktisi hukum terkait permasalahan ini? Kita tunggu hasil investigasi reporter beritasurabayanet pada seri kedua berita ini (bersambung). (Frankie)

Dalam Pameran Karya Ilmiah, Kulit Pisang Jadi Bahan Pembangkit Listrik

final

Light Trap Dengan Listrik Berbahan Baku Kulit Pisang

beritasurabayanet – Balai Pemuda: Fakultas Teknik Lingkungan Hidup ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) mengadakan lomba karya tulis ilmiah dan pameran karya ilmiah dengan tema “ Energy Alternatif Ramah Lingkungan Yang Tepat Guna Bagi Masyarakat” .

Acara yang digelar mulai hari Kamis (26/03/2009) sampai dengan hari Sabtu (28/03/2009) tersebut, diadakan di Balai Pemuda, Jl. Pemuda Surabaya.

Latar belakang pihak.penyelenggara mengadakan acara tersebut adalah untuk merangsang minat generasi muda mencari sumber energi alternatif menggantikan sumber energi konvesional berbahan baku dasar minyak bumi yang mulai menipis.

Dari semua karya peserta lomba yang dipamerkan ada satu karya yang mendapatkan perhatian dari pengunjung yaitu “ Ba-Na Gyzer “. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.