beritasurabayanet – Sawahan : Belasan aparat Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kecamatan Sawahan Surabaya menggelar Operasi Yustisi Multi Sasaran.
Operasi yang digelar di rumah-rumah kos yang ada di Komplek Pelacuran Dolly dan Jarak itu, dilaksanakan pada hari Rabu (13/05/2009) dan dimulai sekitar pk 10 oo, operasi tersebut juga dibantu oleh aparat kepolisian dari Polsek Sawahan serta aparat dari Koramil 0832/1 Sawahan, bahkan dalam operasi tersebut Danramil 0832/1 Sawahan, Kapten Infanteri J. Triwan Joko turut ikut turun ke lapangan guna melancarkan Operasi Yustisi tersebut.
Operasi yang digelar jajaran Kecamatan Sawahan itu, mangambil sasaran para PSK (Pekerja Seks Komersial) yang bekerja di wisma-wisma, di kompleks pelacuran Dolly dan Jarak, serta bertempat tinggal atau kos diluar wisma tempat para PSK itu bekerja.
Selain itu, Operasi Yustisi Multi Sasaran yang digelar, juga mendata serta memeriksa KTP (Kartu Tanda Penduduk) para penghuni rumah kos-kosan yang ada di Komplek Pelacuran Dolly dan Jarak.
Dalam Operasi Yustisi Multi Sasaran itu, 15 PSK berhasil dijaring oleh aparat Satpol PP Kecamatan Sawahan, 15 PSK itu tertangkap dan terbukti, kos diluar wisma tempatnya bekerja.

Camat Sawahan, Dwi Purnomo, SH, MM Dan Danramil 0832/1 Sawahan, Kapten Infanteri J. Triwan Joko, Memberi Pengarahan Kepada PSK Yang Terjaring Dalam Operasi Yustisi Multi Sasaran.
Karuan saja mereka langsung digelandang ke kantor Kelurahan Putat Jaya oleh aparat Satpol PP untuk di data, setelah didata mereka langsung dikirim ke Kantor Kecamatan Sawahan untuk diberi peringatan dan pengarahan dari Camat Sawahan, Dwi Purnomo, SH, MM.
Camat Sawahan, Dwi Purnomo, SH, MM ketika dikonfimasi terkait Operasi Yustisi Multi Sasaran yang di gelar jajarannya mengatakan,” Operasi Yustisi ini digelar untuk menegakkan aturan yang telah disepakati bersama antara para pengelola wisma, RT dan RW yang berada di Komplek Pelacuran Dolly dan Jarak “, lebih lanjut kata mantan Camat Bulak itu,” Operasi ini juga untuk memberi shock terapi kepada para PSK dan pengelola atau pemilik wisma agar mematuhi tata tertib yang telah disepakati bersama “.
Dwi juga mengatakan, dengan sering mengadakan Operasi Yustisi Multi Sasaran bersama instansi terkait di wilayah kerjanya, diharapkan akan menekan tingginya tingkat angka pertumbuhan penderita HIV AIDS dan angka pertumbuhan penyakit sosial lainnya di Kecamatan Sawahan. (Frankie)
DIarsipkan di bawah: Berita Pemerintah Kota Surabaya









