Rekayasa Pembangunan Lapangan Olah Raga Di Jl. Flores Surabaya

Lapangan Olah Raga Di Jl. Flores Surabaya

beritasurabayanet – DINAS KEBERSIHAN : Setelah terkuak adanya “kongkalikong” dalam proses pengadaan mesin bubut senilai 6 milyar di Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dugaan sebagian besar masyarakat Surabaya, ada rekayasa dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot (Pemerintah Kota) Surabaya semakin terbukti kebenarannya.

Penguatan dugaan masyarakat, kali ini terbuktikan di kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya, demi menambah ketebalan uang di kantong, “oknum-oknum” tak bertanggung jawab, tega berbuat curang dalam proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, ini tentu sangat merugikan masyarakat kota Surabaya khususnya masyarakat kota Surabaya yang tertib membayar pajak.

Hal ini dapat dilihat pada proses pelaksanaan pembangunan Lapangan Olah raga di Jl. Flores, Lapangan Olah Raga di Jl. Nambangan dan Lapangan Olah Raga di Jl. Ronggowarsito.

Untuk itu, tim investigasi beritasurabayanet akan memberikan reportase khusus kepada pembaca terhadap permasalahan tersebut diatas secara berseri, dimulai dari proses pembangunan Lapangan Olah Raga di Jl. Flores.

Pekerjaan pembangunan Lapangan Olah Raga di Jl. Flores di umumkan melalui eproc Surabaya putaran ke V tahun 2010 dengan anggaran Rp. 439.888.260,- dan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp. 427.154.000,-.

Dalam proses lelang, akhirnya muncul CV. Dimas Anugerah sebagai pemenang dengan nilai pelaksanaan Rp. 372.339.090,-.

Disini dapat dilihat bahwa ada selisih antara 12.83% – 15.35% antara nilai pelaksanaan dengan nilai anggaran maupun nilai HPS, namun selisih tersebut tidak masalah jika pemenang dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknik yang ditentukan atau yang tercantum dalam dokumen lelang, permasalahan timbul jika pemenang atau pelaksana pekerjaan tidak melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknik yang ditentukan, karena mutu pekerjaan pasti jauh dari yang diharapkan.

Pasangan Batu Bata Yang Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Teknik Yang Ditentukan

Pasangan Batu Bata Yang Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Teknik Yang Ditentukan

Pekerjaan yang menyimpang pada pembangunan lapangan di JL. Flores, dapat dilihat pada pemasangan batu bata pada tepi lapangan olah raga, dimana batu bata dipasang langsung diatas dinding saluran air yang mengitari lapangan tanpa membuat pondasi sendiri, ini tentu akan mempengaruhi mutu bangunan, karena dinding saluran air adalah bangunan lama dengan kondisi bangunan banyak yang retak, padahal pasangan batu bata tersebut berfungsi sebagai penahan urugan tanah, karena lapangan di Jl. Flores tersebut akan ditinggikan dengan urugan tanah setebal 20 cm – 30 cm.

Aminudin, selaku PPkm (Pejabat Pembuat Komitmen) pada proyek pekerjaan tersebut, ketika dikonfirmasi oleh reporter beritasurabayanet, membenarkan adanya proyek pekerjaan pembangunan lapangan olah raga di Jl. Flores, tetapi ia menolak bahwa ada dugaan perbuatan curang dalam proses pelaksanaan pekerjaan,”Tidak ada itu mas…, semua berjalan sesuai dengan prosedur”, tetapi Aminudin tidak berkomentar ketika ditunjukkan gambar-gambar proses pemasangan batu bata yang menyalahi aturan, juga gambar puing-puing bekas pengrusakan yang dilakukan oleh “oknum-oknum” pemuda warga sekitar karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sekitar terkait pembangunan lapangan olah raga di Jl. Flores, Aminudin hanya berkata dengan mimik dingin,” Ah..masa iya.., saya akan cek di lapangan”.

Tetapi kenyataan dilapangan hingga berita ini diturunkan, tidak ada perbaikan atas pekerjaan yang menyalahi aturan, kita lihat apa komentar Komisi C DPRD Kota Surabaya atas permasalahan tersebut diatas, tunggu edisi berikutnya. (Frankie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: