Komisi B DPRD Kota Surabaya Terima Suap

BK Akan Usut Total Uang haram Dari PIOS

Keberadaan PIOS (Pasar Induk Osowilangun) Surabaya yang di rekomendasi pemkot Surabaya sebagai tempat relokasi PKL eks Keputran, kini dipersoalkan oleh Komisi A dan C karena dianggap sarat kepetingan, belakangan malah beredar santer bahwa anggota Komisi B disinyalir telah menerima sejumlah dana haram dari management PIOS untuk melancarkan kepetingan tersebut

PIOS (Pasar Induk Osowilangun)

Agus Santoso, Ketua BK DPRD Kota Surabaya

beritasurabayanet – Jl. Yos Sudarso : Agus Santoso anggota Komisi C yang sekaligus Ketua BK (Badan Kehormatan) DPRD Kota Surabaya menyatakan akan mengusut tuntas adanya rumor gratifikasi di Komisi B, seperti ucapanya saat ditemui reporter beritasurabayanet di ruangannya, Secara pribadi dan institusi, saya akan usut tuntas persoalan itu, kami sedang menunggu bukti-bukti awal dan saksi untuk menjeratnya, sebagai ketua BK pasti saya menyayangkan jika ada persoalan gratifikasi muncul kembali di gedung ini, kami akan memanggil unsur-unsur dewan terkait untuk melakukan klarifikasi dan hasilnya akan kami laporkan sekaligus menjadi rekomendasi resmi untuk  ketua agar ditindak lanjuti”.

Menurut sumber dari dalam yang tidak bersedia disebut namanya, kecurigaan anggota Komisi A dan C terhadap anggota Komisi B dan Pemkot Surabaya soal gratifikasi, adalah menguatnya keinginan pemkot Surabaya yang didukung Komisi B untuk merelokasi eks PKL pasar Keputran ke PIOS dengan alasan penataan kota dan lalu lintas, namun dalam prosesnya tidak melibatkan PD Pasar Surya sebagai BUMD terkait milik kota Surabaya, dimana saat ini PD Pasar Surya masih mempunyai lahan tidak kurang dari 2000 stan yang dapat dipergunakan sebagai tempat penampungan para pedagang eks pasar Keputran.

Sementara PIOS adalah sebuah bentuk usaha milik swasta dan pemkot Surabaya tidak mempunyai andil sedikitpun terhadap pembangunan maupun pengelolaannya.

Belakangan semakin diperkuat dengan adanya rumor, bahwa kepulangan anggota Komisi B dari Jakarta untuk menemui manajemen PIOS, terselip berita telah mengantungi uang haram dari management PIOS yang diduga ada kaitannya dengan rekomendasi relokasi pedagang eks pasar Keputran ke PIOS. (q cox)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: