Pedagang Pasar Peneleh Tepati Bongkar Lapaknya

” Kami merobohkan lapak kami hari ini, bersihnya besok. Perjanjiannya kan begitu ,” kata salah satu pedagang, Slamet, kepada detiksurabaya.com.

Slamet mengaku bahwa barang dagangannya berupa buah sudah dipindahkan ke stand miliknya di lokasi dagang baru di Jalan Tanjungsari. Mulai malam nanti ia secara resmi akan berdagang di sana. ” Kayu dan asbes lapak ini sudah ada yang beli ,” tambah Slamet.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lain, Yahya dan Slamet. Hanya saja bedanya Yahya belum memindahkan semua barang dagangan. Dirinya masih menyisakan belasan peti untuk melayani pelanggan yang mungkin tidak tahu tentang kepindahan Pasar Peneleh ke tempat baru.

” Tadi pagi ada yang mengambil 8 peti jeruk. Sekarang masih tinggal 4 peti ,” kata Yahya.

Tentang tempat berdagangnya yang baru di Jalan Tanjungsari, Yahya mengaku jika dikatakan rugi, sudah jelas dirinya rugi. Paling tidak dibutuhkan waktu 1 bulan agar pelanggan mau datang ke Pasar Peneleh Baru di Jalan Tanjungsari.

Dan jikapun nantinya pasar baru itu ramai, mungkin ramainya tidak seramai Pasar peneleh lama yang berada di tengah kota.

” Pelanggan saya saja mengeluh jauh untuk lokasi di Tanjungsari ,” tambah Yahya.

Yahya sebenarnya berharap agar Pasar Peneleh nantinya bisa kembali ke lokasinya semula di Jalan Peneleh. Harapan itu, kata Yahya, bukannya tidak mungkin karena dirinya sudah dua kali kembali berdagang di Jalan Peneleh setelah 2 kali dipindahkan.

” Sudah dua kali saya dipindah dan dua kali pula saya kembali ke sini ,” lanjut Yahya.

Pada tahun 1990 Yahya sempat dipindahkan ke Jemursari. Setelah berdagang di sana selama 2 tahun, Yahya kembali lagi ke Jalan peneleh karena dagangan yang tidak laku. Tak lama, pada tahun 1992 Yahya kembali dipindahkan ke Margorukun. Tetapi lagi-lagi dia pindah ke Jalan Peneleh setelah terus merugi selam 2 tahun berdagang.

” Saya akan selamatan kalau kami bisa kembali lagi ke sini ,” tandas Yahya. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: