Jampidsus Dan Jamintel Diperiksa Soal Hartono

Ada Rentang Waktu Terlalu Lama Dalam Upaya Pencegahan Kepada Hartono Tanoe

Marwan Effendy (VIVAnews/Tri Saputro)

beritasurabayanet – VIVAnews : Dua pejabat tinggi kejaksaan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) dimintai keterangan terkait dugaan kebocoran upaya cegah terhadap pengusaha Hartono Tanoesoedibjo.

” Sudah kita minta keterangan para pejabat yang terkait, termasuk Jampidsus dan Jamintel ,” kata Jaksa Agung Muda Pengawasan, Marwan Effendi, usai upacara peringatan Hari Adhyaksa, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis 22 Juli 2010.

Marwan mengatakan,pihaknya telah memberikan pertanyaan kepada rekan sejawatnya itu. ” Sudah saya kasihkan pertanyaannya melalui inspektur khusus ,” kata dia.

Dari jawaban tersebut, kata Marwan, dari jawaban tersebut akan dilihat sejauh mana proses pencegahan tersebut. ” Apakah ada kelalaian atau kesengajaan tindakan-tindakan yang tidak terpuji ,” jelasnya

Sebelumnya Marwan mensinyalir ada dugaan kesalahan administrasi pada proses pencegahan itu. Dia menilai ada rentang waktu terlalu lama dalam pencegahan tersebut. Marwan mengatakan, Jampidus sudah mengajukan pencegahan pada 21 Juni 2010 namun cegah baru dikeluarkan empat hari setelahnya.

Pihak Hartono juga membantah adanya kebocoran upaya cegah tersebut.

Hartono adalah tersangka dalam kasus dugaan korupsi sistem administrasi badan hukum. Selain Hartono, mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra juga ditetapkan menjadi tersangka. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: