Tersangka Korupsi Jasmas Trenggalek Masih Menghilang

beritasurabayanet – beritajatim, Trenggalek : Menghilangnya EA, Tersangka dugaan korupsi dana jaring aspirasi masyarakat (jasmas) di Trenggalek senilai Rp 6,2 miliar hingga kini belum diketahui rimbanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek Abul Robunah mengatakan ,saat ini pihaknya masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap tersangka. ” Intinya kita masih mencari, kita upayakan dia bisa datang baik baik ke kejaksaan ,” katanya.

Menurutnya apabila upaya pemanggilan tetap tidak di indahkan , korps adiyaksa tersebut akan menggunakan kewenangan penyidik berupa penangkapan. ” Kalau memang tidak mau datang , ya akan kita tangkap, dan ditahan ,” imbuh Abul Robunah.

Lanjut Abul, untuk mempercepat proses hukum terhadap tersangka EA,kejaksaan terus melakukan pengintaian,teritama di wilayah kabupaten Trenggalek.

” Informasinya, anaknya sekolah di Trenggalek, makanya terus kita pantau, siapa tahu dia mengunjungi anaknya ,” Ucapnya. Senin (9/8/2010).

Sebelumnya menurut kasi pidsus kejari Trenggalek, Janes Mamangke, kejari Trenggalek sudah melangyangkan surat penggilan terhadap tersangka EA lebih dari lima kali.

Meskipun selalu mangkir dari panggilan, kejaksaan belum memasukan EA dalam daftar pencarian orang (DPO). ” Belum,belum , tapi itu menjadi dalah satu pilihan apabila EA tidak mau datang ,” kata Abul Robunah.

Abul menambahkan saat ini proses penyidikan kasus yang diperkirakan merugikan keuangan negara sebesar 2 milliar tersebut sudah selesai dan tinggal menunggu hasil resmi penghitungan kerugian negara oleh BPKP Jawa Timur. ” Sebetulnya kita inginya cepat cepat , tapi saat ini kita masih menunggu hasil audit BPKP, kalau kerugian sementara sudah ada ,”paparnya.

Sementara itu terkait tersangkutnya EA pada kasus serupa di Tulungagung, Abul Robuna mengaku belum bisa memberikan kejelasan, apakan akan digabungkan dengan Tulungagung atau tidak.

” Masalahnya Trenggalek punya kewenangan Tulungagung juga punya kewenangan ,” kata Abul Robunah.

Seperti diketahui,pada tahun 2008 lalu Pemprov Jatim mengeluarkan anggaran jaring aspirasi masyarakat. Untuk Kabupaten Trenggalek dana yang dikucurkan melalui 13 orang wakil rakyat di DPRD provinsi Jawa Timur sebanyak Rp 6,2 miliar.

Para wakil rakyat tersebut yang menyalurkan proposal yang dibuat oleh elemen masyarakat di Trenggalek. Nah, disini Emil berperan sebagai makelar untuk penyaluran ke lembaga atau orang yang menerima kucuran dana Jasmas tersebut. Namun dari dana yang di kucurkan tersebut, kejaksaan menduga 90 persen diantaranya di korupsi oleh Tersangka. ( Red. )

Satu Tanggapan

  1. saking parahnya penyakit korupsi ini, sehingga sebenarnya sangat sulit untuk memberantas korupsi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: