Akunting Gelapkan Uang Kantor Buat Foya-foya ke Eropa

beritasurabayanet – SURABAYA | SURYA Online : Polisi berhasil menangkap seorang pegawai wanita yang terbukti menggelapkan uang milik perusahaannya di PT Putra Perkasa Abadi sebesar Rp 5,3 miliar.

Jajaran polisi dari Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang berhasil menangkap wanita berinisial NI itu, setelah sempat buron selama dua tahun.

“Tersangka berhasil kami tangkap di rumah saudaranya di kawasan Ciledug, Jawa Barat. Sejak 2008 lalu, ia lebih sering berpindah lokasi untuk menghindari kejaran polisi,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Wiwik Setyaningsih kepada wartawan di Mapolrestabes, Jumat (17/12/2010).

NI menjalankan aksinya seorang diri. Modus yang digunakan pun tidak susah, yakni dengan membuat laporan keuangan palsu.

Wiwik menjelaskan, tersangka yang di perusahaannya bekerja sebagai “Finance Accounting” yang bertugas membuat laporan keuangan perusahaan tentang laba-rugi, menghitung utang piutang berdasarkan transaksi yang dibukukan.

“Tersangka NI membuat data fiktif tentang kondisi keuangan dan seolah-olah membuat ada tagihan terus menerus dari rekanan perusahaan. Dari tindakkanya tersebut, ia berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 5,3 miliar,” jelas Wiwik.

Aksi tersangka ini dilakoninya dari Januari 2003 hingga Agustus 2007. Hingga akhirnya pihak perusahaan curiga. Namun, tersangka sudah mengantisipasinya dengan keluar dan melarikan diri dari perusahaan.

Ditemui di Mapolrestabes Jalan Taman Sikatan, tersangka NI mengaku, uang sebanyak itu digunakan untuk berfoya-foya ke Eropa. Bahkan tersangka juga sempat menginap di Hawai, termasuk berbelanja di Singapura. Hingga uangnya menyisakan hanya Rp 1,3 juta saja.

“Buat senang-senang sendiri. Saya juga melakukannya tanpa bantuan orang lain,” tutur NI sembari wajahnya ditutup sapu tangan.

Kendati demikian, penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, dan berusaha mengungkap pelaku lain yang kemungkinan juga terlibat.

Akibat perbuatan yang dilakukannya, tersangka terjerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: