Keluhkan Bantuan Pemerintah, Wartawan Dihadang Warga

beritasurabayanet – Probolinggo (beritajatim.com) : Gunung Bromo yang meletus dan menyelimuti rumah serta lahan pertanian menjadi obyek bagus untuk diabadikan jurnalis. Namun, saat insan jurnalis sedang mengambil gambar di Desa Jetak, malah mendapat larangan dari Kepala Desa Jetak Kecamatan Sukapura, Kremat.

Selain itu, sang Kades Jetak kemudian meminta kartu pers sang jurnalis. Setelah diberikan kartu pers, sang kades juga masih meminta surat keterangan meliput dari Camat Sukapura.

Mengetahui kejadian aneh itu, Wartawan Tempo, David Priyasidharta menanyakan perihal harus ijin ke Camat. “Lho Kok Gak Boleh mengambil gambar dan wawancara warga pak,” kata David Priyasidharta, yang saat itu bersama beritajatim.com.

Kremat, Kades Jetak meminta kartu pers dan keterangan peliputan dari Camat Sukapura, dikhawatirkan insan jurnalis memberitakan letusan Gunung Bromo dengan membesar-besarkan. “Kalian enak ambil gambar dan wawancara warga bisa jualan koran dan dapat uang, sedangkan warga sini dapat apa,” ungkap Kremat.

Mendapat jawaban itu, David balik bertanya, kenapa bisa begitu. Akhirnya sang kades bercerita mengenai warganya kesulitan air bersih dan listrik. Selain itu, mengeluhkan belum adanya bantuan dari pemerintah setempat, karena warga tidak bisa beraktivitas ke lahan pertanian dan lebih banyak di rumah.

“Dulu sebelum bencana banyak TNI dan Polisi wira-wiri, saat abu Bromo menguyur dan warga susah, mereka pada hilang,” ungkap Kremat.

Ternyata keluhan Kades Jetak, juga disampaikan warga Desa Ngadisari, Wonokerto dan Ngadas mengenai perhatian pemerintah mengenai bantuan belum datang. [Red.]

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: