Opini Rakyat

Monarki Politik

Oleh : Cak Gondrong

Berkembangnya era demokrasi sejak reformasi digulirkan, memicu pula pertumbuhan Ormas, LSM dan Partai di negeri ini dengan latar belakang mempersatukan kesamaan misi, visi dan idiologi.

Dibukanya kebebasan mengemukakan pendapat yang terkadang implementasinya telah memudarkan adat, budaya dan etika berbangsa dan bernegara, kini malah dijadikan komoditi oleh beberapa pihak untuk membela kepentingan pribadi dan kelompok.

Kini kekuatan partai telah masuk ke hampir semua lini, baik di pemerintahan maupun hukum, sehingga kekuasaan dan kedaulatan negara ini bisa dikatakan telah di kuasai oleh kekuatan partai. Kader-kader militant sebagai mesin politik sebuah partai, tentu akan bekerja dan loyalitas secara all out kepada pimpinan partai sebagai symbol dan panji kekuatan sebuah partai. Dampaknya, posisi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dijadikan ajang perebutan oleh para kadernya lantaran dapat membawa dirinya untuk meraih kekuatan dan kekuasaan yang riil.

Hanya saja, system demokrasi yang diteriakkan oleh sebuah partai belum tentu berlaku di internalnya sendiri. Berbagai doktrin yang dikemas dalam istilah loyalitas, membentuk karakter seorang kader untuk tunduk dan patuh terhadap pimpinan, apapun resikonya.

Kekuatan inilah yang membuat sang pencetus dan sekaligus menjadi pimpinan pusat sebuah partai, tidak akan pernah merelakan posisinya jika harus diganti oleh sosok yang diragukan. Alhasil, keluarga seperti istri, suami dan anak, menjadi alternative regenerasi kepemimpinan partai. Lantas apa bedanya dengan system pemerintahan kerajaan yang harus tetap mengangkat anak mahkota sebagai pengganti sang raja?

Maka system monarki politik di  negeri ini akan sulit untuk dihindarkan, baik di daerah maupun pusat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: